SANDWICH

SANDWICH

                                             MENGOLAH DAN MENYAJIKAN SANDWICH

A. Pengertian Sandwich
Sandwich adalah makanan yang dibuat dari bermacammacam
roti (bread) yang diiris (merupakan belahan tipis) dan
diisi dengan berbagai isian.
Pada umumnya sandwich disajikan sebagai hidangan
selingan (snack) untuk orang-orang yang tidak mempunyai
cukup waktu untuk makan, misalnya sebagai bekal orang yang
bekerja, dalam perjalanan dan sebagainya.
B. Komposisi Sandwich
Sandwich yang lengkap terdiri dari empat bagian utama
yaitu:
1. Bread/roti
Roti yang dipergunakan untuk membuat sandwich
disebut ”sandwich bread” yang bentuknya segi empat .
Namun demikian jenis roti yang lain juga dapat
dipergunakan dalam pembuatan sandwich antara lain: french
bread, toast bread, hamburger bun, hot dog bun dan lainlain.
Dengan berbagai macam roti tersebut sandwich dapat
dibentuk. Akan tetapi masing-masing sandwich ada
ketentuan-ketentuannya untuk masing-masing roti yang
dipergunakan.
Beberapa contoh sandwich menurut jenis/macam roti
yang dipergunakan:
a. Yang dibentuk dari sandwich bread = toast bread
– Chicken salad sandwich
– Cheese sandwich
– Ham sandwich
– Club sandwich
– Open face sandwich
– Dll
b. Yang dibentuk dari French bread
– Hot roast beef sandwich
c. Yang dibentuk dari Hamburger bun
– Hamburger sandwich
– Cheese burger sandwich
– Dll
d. Yang dibentuk dari Hot dog bun
– Hot dog sandwich
– Roast beef sandwich, dll
2. Spread/olesan
Berupa bahan makanan yang lembek atau setengah
kental yang dioleskan pada permukaan roti. Spread/olesan
ini berfungsi untuk memberikan rasa, menambah
kelembaban, sebagai pelekat, menambah gizi dan
kesempurnaan pada sandwich. Spead yang dipergunakan
harus lunak, mudah dioleskan dan tidak berair atau basah.
Misalnya dapat menggunakan: butter, mentega atau
mayonaise .
3. Filling/isian
Filling adalah bahan makanan yang akan diletakkan
atau diatur pada roti atau diantara kedua irisan roti yang
dipergunakan untuk membuat sandwich. Pada umumnya
nama sandwich disesuaikan dengan nama bahan makanan
yang dipergunakan untuk membuat filling/isian ini. Misalnya
Cheese sandwich menggunakan cheese sebagai filling.
4. Garnish/hiasan
Garnish ini dipergunakan bila perlu. Garnish dibuat dari
bahan makanan juga yang berfungsi menyertai sandwich
dan atau memberi hiasan pada sandwich, sehingga
sandwich tampak menarik dan mereangsang selera makan.
Garnish yang dipergunakan sebaiknya sederhana, dapat
dimakan dan mempunyai rasa yang sesuai dengan filling
yang dipergunakan. Dengan demikian garnish tidak hanya
berfungsi menghias tetapi juga dapat menambah rasa dan
kadar gizi pada sandwich.
C. Jenis-jenis Sandwich
Sandwich dapat dibedakan menurut temperatur pada saat
dihidangkan dan menurut bentuk/susunan sandwich:
1. Berdasarkan temperatur sandwich pada waktu
dihidangkan:
a. Cold sandwich: dibuat dan dihidangkan dingin pada
temperatur sekitar 35 derajat celcius. Bahan makanan
yang dipergunakan mungkin saja perlu dimasak

sebelumnya. Bahan-bahan makanan tersebut dimasak
sebagaimana mestinya kemudian didinginkan sebelum
diolah menjadi sandwich.
b. Hot sandwich: dibuat dan dihidangkan panas.
2. Berdasarkan cara penghidangan (Presenting) sandwich.
a. Open face sandwich: adalah sandwich yang
mempergunakan satu iris roti, filling diatur diatasnya
dan dihidangkan terbuka, tanpa ada iirisan roti lain
yang menutup filling tadi. Open sandwich
penampilannya akan menarik karena perpaduan antara
filling dan garnish yang dapat dilihat dengan jelas .
Untuk membentuk sandwich ini:
– Roti dapat ditoast (dipanggang) dahulu kemudian
dispread (dioles) dengan bahan olesan setelah itu
diberi isian.
– Roti dapat juga langsung dioles dengan bahan
olesan setelah itu diberi bahan isian.
Biasanya bahan untuk menggarnish permukaan
sandwich sudah ada ketentuannya masing-masing;
– Untuk jenis daging ayam, babi, poultry
dipergunakan buah-buahan segar atau buah
kaleng.
– Untuk jenis daging sapi, ikan, udang, sea food,
dipergunakan jenis sayur-sayuran segar atau dalam
kaleng
– Untuk jenis daging ikan, udang, sea food dapat juga
dipergunakan jenis pikles (asinan), lemon (jeruk),
telur rebus, sayur-sayuran segar (onion, celery dll).
b. Closed sandwich: adalah sandwich yang isian dari
sandwich tidak kelihatan dari luar. Jenis sandwich ini
mempergunakan lebih dari satu iris roti dan
dihidangkan tertutup, satu iris roti diletakkan paling atas
sebagai penutup. Penampilan (appearance) pada
closed sandwich ini dapat dibuat lebih menarik dengan
mempergunakan garnish.
D. Persiapan Pembuatan Sandwich
Sandwich biasanya disiapkan menurut pesanan dan
penyajiannya biasanya membutuhkan kerja yang cukup
komplek. Persiapan dilakukan dengan tujuan menyusun seluruh

bahan dan peralatan sehingga mudah dijangkau untuk
meminimalkan gerakan dan memastikan efisiensi waktu
penyusunan akhir. Langkah-langkah yang perlu dilakukan
adalah:
1. Menyiapkan bahan. Seluruh bahan sandwich harus
dibersihkan dan disiapkan dengan cermat, beberapa bahan
perlu ada yang dimasak terlebih dahulu.
2. Susun dan simpan bahan. Susun seluruh bahan sandwich
pada tempat yang mudah dijangkau. Item-item yang dingin
harus disimpan di almari pendingin sepanjang waktu.
Sandwich bar atau sejenis steam table dalam ruang
pendingin biasanya digunakan untuk tujuan ini. Daging,
keju dan sayuran harus ditutup dengan baik untuk
mencegah dehidrasi atau kontaminasi. Beberapa bahan
dapat dibagi-bagi menurut bobot atau jumlah dan kemudian
dibungkus sendiri-sendiri untuk disimpan.
3. Pilih dan susun peralatan. Peralatan besar yang
dibutuhkan untuk membuat sandwich adalah peralatan
untuk menyiapkan, diantaranya adalah pemotong daging,
griddles, grill, penggorenga, broiler dan juga peralatan
penyimpanan seperti refrigerator sandwich bar untuk bahan
yang dingin dan steam table untuk bahan yang panas.
Menu sandwich yang sederhana akan membutuhkan
penggunaan alat dasar tangan seperti: spatula, spreader,
portion scoops dan papan pemotong. Pastikan bahwa
perlengkapan sudah memadai sehingga memungkinkan
kerja lebih cepat dan menghindari keterlambatan atau
cross-contamination (dapat mencampur rasa).
E. Teknik Pembuatan Sandwich.
Sandwich sebagai hidangan selingan atau snack
biasanya dimakan oleh orang yang tidak mempunyai waktu
makan yang cukup, maka sudah sewajarnya sandwich
dihidangkan dengan cepat. Namun demikian tidak berarti
penampilan dan rasa sandwich dapat diabaikan.
Teknik yang baik untuk membuat sandwich dengan cepat
adalah dengan mengurangi gerak yang tidak diperlukan.
Artinya setiap step yang sama pada saat sama ”combining
steps rather than by just plain hurrying up” . menyelesaikan
satu step pada waktu yang bersamaan lebih menguntungkan
dari pada menyelesaikan sandwich satu persatu. Ada
230
beberapa tindakan yang perlu dilakukan untuk membuat
sandwich tampak lebih baik dan menarik:
1. Trimming
Trimming yaitu memotong bagian-bagiana yang tidak
diperlukan seperti kulit roti yang mengeras, bagian filling
yang menonjol keluar dan sebaginya. Trimming dilakukan
untuk mendapatkan bentuk sandwich yang lebih baik,
menarik dan lebih sehat. Bagian luar roti yang disentuh
tangan dipotong sebelum sandwich dihidangkan.
2. Cutting
Sandwich kadang-kadang perlu dipotong menjadi bagianbagian
yang lebih kecil sesuai dengan pola pengaturan
yang akan dilakukan, dan juga memudahkan sandwich
dimakan. Ada beberapa cara memotong sandwich:
– Double Cut: yaitu setelah sandwich terbentuk
kemudian dipotong menjadi dua belahan yang
masing-masing bentuk merupakan segitiga.
– Tri Angles: yaitu setelah sandwich terbentuk
kemudian dipotong menjadi empat yang masingmasing
bentuk akan merupakan segitiga kecil.
Untuk hamburger sandwich dan hot dog biasanya tanpa
dipotong-potong. Hanya menurut kemauan sandwich
tersebut akan dibuat opened face ataupun dibuat clossed
sandwich
3. Arranging/Dressing
Sebenarnya tidak ada satu pola yang harus diikuti untuk
mengatur sandwich diatas piring. Cara pengaturan
sangat tergantung pada pembuat sandwich. Sandwich
yang sudah dipotong diatur sedemikian rupa diatas piring
sehingga tampak lebih menarik, tidak ada bagian yang
menonjol keluar piring dan tidak menutupi logo/simbol
hotel yang terdapat pada piring.
4. Garnishing
Tujuan memberi hiasan pada sandwich yaitu membuat
penampilan (appearance) sandwich menjadi lebih baik,
dan juga menambah kalori dan gizi sandwich.
F. Penyajian Sandwich
Sandwich khususnya yang cold closed sandwich,
biasanya dipotong menjadi dua, tiga atau empat untuk
disajikan. Pemotongan akan membuat sandwich lebih mudah

dimakan dan menambah daya tarik penyajian. Penjepit
sandwich dapat digunakan untuk menambah tinggi pada
piring dan memperlihatkan warna dan tekstur isian.
Untuk pelayanan dimeja, hot closed sandwich seperti
hamburger seringkali disajikan open-faced. Condiment
seperti mustard, mayonaise dan garnish seperti irisan tomat,
bawang bombay, acar dan daun lettuce disajikan disamping
atau pada salah satu bagian roti yang terbuka. Hal ini karena
dapat menambah cantik penyajian dan memungkinkan
konsumen untuk menyusun dan memilih bahan sandwich
seperti yang diinginkan.
Meskipun sandwich dapat menjadi makanan utama,
sandwich dapat disajikan bersama salad atau bahan
karbohidarat lainnya. Potato chip dan french fried potato juga
dapat menjadi teman yang coco, dan mungkin juga dapat
menjadi makanan ringan dan memberikan tekstur yang
renyah. Salad kentang dan makaroni juga dapat menjadi
teman sajian sandwich. Sandwich yang disajikan dengan
piring biasaanya disajikan dengan cole slow, salad buah atau
salad hijau campuran kecil sebagai pendamping.
Sandwich kualitas bagus terbuat dari bahan yang segar
dan disiapkan dengan baik serta disajikan dengan cara yang
menarik dan menggugah selera. Rasa, warna dan tekstur
roti, olesan dan isian harus tepat dan saling melengkapi.
Tampilan sandwich yang paling sederhana/dasar sekalipun
dapat ditingkatkan penampilannya dengan penyusunan yang
baik dan pemotongan yang tepat.
G. Porsi Sandwich.
Ukuran porsi sandwich pada umumnya untuk satu porsi
mempunyai berat antara 160 gram hingga 200 gram, yang
terdiri dari:
1. Roti/bread : 50 gr – 60 gr
2. Spread : 10 gr – 15 gr
3. Filling : 60 gr – 75 gr
4. Garnish : 40 gr – 50 gr
Total berat: :160 gr – 200 gr
H. Standard Sandwich
Sandwich yang baik ditentukan oleh beberapa hal:
1. Roti yang dipergunakan harus segar (baru) dan cukup
kekar, sehingga sandwich tidak mudah hancur dan patah
pada waktu diambil.
2. Filling yang dipergunakan tidak ada yang meleleh keluar
atau mengalir pada bagian tepi sandwich.
3. Sandwich dipotong rapi, rata dan masing-masing
potongan merupakan kesatuan yang utuh.

Macam-macam bentuk sandwich

Continue reading

Advertisements

Resep Nasi

Resep Nasi

Resep Nasi Kuning

Bahan-bahan yang diperlukan :

  • 1 kg beras pulen
  • 1,5 liter santan dari 11/2 butir kelapa parut
  • 2 sdm air kunyit, dibuat dari 1 sdm kunyit parut, larutkan dengan 2 sdm air hangat, lalu saring.
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 2 lembar daun pandan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm air jeruk nipis

Cara membuat :

  • Langkah awal cuci beras pulen hingga bersih. Lalu tiriskan.
  • Kemudian kukus dalam dandang panas selama 30 menit. Angkat. Taruh ke dalam panci.
  • Rebus santan, air kunyit, serai, daun salam, daun jeruk, pandan dan garam hingga mendidih. Angkat.
  • Tuangkan rebusan santan ke dalam panci berisi beras. lalu aduk-aduk hingga santan habis terhisap oleh beras.
  • Perciki air jeruk nipis, aduk hingga rata.
  • Langkah akhir kukus dalam dandang panas selama 30 menit hingga matang. Angkat.
  • Sajikan dengan lauk Pelengkap sesuai selera.
  • Untuk 10 orang.

 

resep nasi liwet

Apakah anda sudah mencoba Nasi Liwet Bandung, jika belum mari kita buka-buka kumpulan resep masakan dan makanan dari Nasi di Website resmi makanan dan camilan serta sentra oleh-oleh khas Garut yang menjual produk-produk untuk reseller dan distributor dengan harga paling murah dan bonus yang menarik.

Nama masakan khas Sunda itu bermacam-macam, dan rasanya sudah tentu enak di lidah dan banyak yang ketagihan. Para pecinta kuliner tentunya tidak akan asing dengan salah satu masakan khas Sunda
yang satu ini, yaitu Nasi Liwet.

Di beberapa rumah makan khas sundabanyak yang menjadikan menu utama atau menu andalannya adalah nasi liwet, Bila kita lagi males pergi ke rumah makan untuk sekadar mencicipi nasi liwet, atau bila kita sedang ada acara kumpul-kumpul dengan teman kita, seperti teman kantor, teman masa sekolah dan teman lainnya, tapi ingin menikmati nasi liwet yang spesial buatan sendiri untuk di hidangkan menjamu teman-teman , kita tidak perlu pusing, kami akan memberikan
resep buat anda tentang pembuatan nasi liwet yang special.
Bahan :
– 1 ltr Beras
– 1 ¼ lt air
Bumbu :– 1 sdm garam
– 6 btr bawang merah
– 6 sdm minyak sayur (aku pakai 3 sdm saja)
– 3 lb daun salam
(aku tambah 1 batang sereh di geprek) 

Tumis Teri :
– 5 siung bawang merah (didiris)
– 1 ons teri medan
– 2 btg daun bawang (iris tipis)
– 1 buah cabe merah besar
– 1 buah cabe ijo
– 20 buah cabe rawit
– 3 sdm minyak sayur
Cara Pembuatan Nasi Liwet : 

  1. Beras dicuci dan ditiriskan.. sisihkan
  2. Tumis bawang merah hingga harum langsung di panci yang untuk meliwet.
  3. Masukan beras, aduk sebentar, tambahkan air, garam, daun salam dan sereh.
  4. Masak dengan api sedang, aduk sesekali.
  5. Kecilkan api airnya sudah mulai berkurang, kemudian masukan ikan teri
  6. yang sudah ditumis diatas nasi dan taburkan sampai rata.
  7. Masak sampai nasi matang ± 20-25 menit. Total memasak nasi adalah 45 menit.
  8. Sajikan selagi hangat.
Cara Pembuatan Tumis Teri : 

  1. Teri, dicuci, tiriskan
  2. Goreng teri dan bawang merah setengah matang. Kemudian tambahkan cabe hijau dan cabe merah iris serta bahan lainnya, aduk rata.
  3. Angkat dan masukan ke dalam panci yang berisi nasi.

MINUMAN KHAS TERBAIK DI DUNIA

MINUMAN KHAS TERBAIK DI DUNIA

Di seluruh penjuru dunia ini, ada banyak minuman khas yang mempunyai rasa, aroma, dan sensasi yang berbeda-beda. Ada banyak jenis-jenis minuman baik yang non alkohol, alkohol ringan, bahkan minuman yang mempunyai kadar alkohol tinggi. Minuman-minuman ini menjadi ciri khas masing-masing negara, dan tahukah kamu minuman khas apa saja yang dianggap sebagai yang terbaik di Dunia,

Berikut adalah daftar 7 Minuman Khas Terbaik di Dunia , silahkan menikmati :

1. Mojito, Kuba


Minuman tradisional asal Kuba ini telah berkembang menjadi salah satu minuman favorit di Amerika. Racikan aslinya terdiri dari rum, daun mint, air berkarbonat, dan jus manis kalengan. Namun, di masa sekarang racikannya sudah dimodifikasi dengan penambahan buah-buahan seperti blueberry, raspberry, peach, dan delima.

2. Sake, Jepang dan China 

Sake erat kaitannya dengan keningratan. Minuman berbahan dasar air beras hasil fermentasi ini sering dihidangkan dengan sushi atau penganan Asia lainnya. Sake nikmat disajikan hangat maupun dingin, biasanya disuguhkan dalam sakazuki (cawan kecil datar, seperti tempat saus), ochoko (cawan mungil), atau ditaruh dalam masu (kotak kayu). Sake juga kerap dipakai dalam upacara adat Jepang.

3. Pisco Sour, Peru dan Chile 

Minuman keras ini merupakan hasil penyaringan buah anggur, yang diproduksi di Peru dan Chile. Minuman ini dikombinasi dengan brandy, sirup, jus lemon, dan putih telur. Biasanya disajikan dalam gelas anggur model dulu. Di Chile, minuman ini kadang dicampur dengan coke dalam penyajiannya.

4. Brennivin, Islandia 

Bila Anda dapat meneguk minuman ini tanpa meringis, berarti Anda lebih kuat dari kebanyakan orang Islandia yang pernah mencicipinya. Minuman keras Skandinavia ini terbuat dari kentang lembek yang difermentasi, dan biji-biji tanaman. Minuman ini biasanya menemani 2 hidangan lezat nan antik seperti rotted shark meat (daging hiu yang dibusukkan lalu dibakar dan dijemur hingga kering supaya racunnya hilang) dan hakarl (daging hiu yang difermentasi).

5. Soju, Korea Selatan dan Jepang 

Soju, minuman Asia lainnya yang juga adalah hasil dari air beras yang difermentasi. Minuman ini mengandung alkohol kurang dari 35%, seperti yang ditetapkan oleh peraturan pemerintah setempat. Menurut kebiasaan, biasanya minuman ini dikonsumsi beramai-ramai dan Anda tidak boleh mengisi gelas Anda sendiri, harus ada orang lain yang menuangkannya untuk Anda. Saat Anda mulai meminumnya dari cawan Anda, Andapun harus menghabiskannya sampai tetes terakhir.

6. Negroni, Italia 

Italia yang terkenal dengan minuman wine-nya, ternyata juga terkenal dengan koktail manisnya. Minuman beralkohol ini merupakan perpaduan antara vermouth (sejenis air anggur yang putih atau agak kuning warnanya), gin dan Campari. Biasanya minuman ini disajikan dengan potongan lemon atau kulit jeruk di dalamnya.

7. Singapore Sling, Singapura 

Resepnya telah banyak mengalami perubahan dari resep aslinya pada awal tahun 1900an. Menurut resep aslinya, minuman ini merupakan campuran gin, brandy ceri dan benedictine yang dikocok. Penyajiannya dipermanis dengan soda, grenadine, jus nanas, atau Cointreau, disesuaikan dengan selera pemesannya.

jenis minuman tradisional Indonesia

Macam jenis minuman tradisional Indonesia

 

minuman hangat dan dingin khas indonesia

indonesia sedang mengalami musim penghujan gan,
oleh karena itu kita harus jaga kesehatan tubuh gan,
diantaranya bisa dengan mengonsumsi minuman tradisional Dibawah ini :
1. Bajigur
Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili. Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.
2. bandrek
masih sejenis dengan bajigur di atas,
Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.
3. wedang ronde
Kedemenan ane nie gan 
Wedang ronde merupakan minuman tradisional yang berasal dari Jawa. Wedang sendiri berarti minuman. Wedang ronde adalah seduhan air jahe yang berisi bola-bola yang disebut ronde. Biasanya disajikan dengan kacang yang sudah disangrai, kolang-kaling, dan potongan roti di dalam minuman tersebut.
Ronde sendiri terbuat dari tepung ketan yang berisi kacang tanah dan gula merah. Konturnya kenyal ketika digigit. Dan bagian dalamnya akan meleleh di dalam mulut kita. Komponen utama dalam wedang ronde ada 2. Yaitu wedang jahe dan ronde itu sendiri. Jika wedang ronde tidak memiliki ronde, maka minuman itu disebut wedang jahe. Karena saya beberapa kali menemui teman yang menyamakan wedang jahe dengan wedang ronde.
4. Sekoteng
Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah berasa jahe yang biasa dihidangkan panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, pacar cina dan potongan roti. Sekoteng biasa dihidangkan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual keliling dengan menggunakan gerobak pikul. Satu sisi untuk panci air jahe beserta kompornya sedangkan sisi lain adalah tempat bahan campuran dan tempat mempersiapkan sekoteng.
ane paling demen beli sekoteng malem-malem gan 
anget
5. Bir pletok
Bir pletok adalah minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah-rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi. Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas.
Walaupun mengandung kata bir, bir pletok tidak mengandung alkohol. Minuman ini berkhasiat untuk memperlancar edaran darah. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya pada malam hari sebagai penghangat.
6. wedang jahe
Wedang jahe (bahasa Indonesia: “Teh jahe”) adalah hidangan minuman teh jahe tradisional dari daerah Jawa Tengah dan Timur, Indonesia yang umumnya dihidangkan panas. “Wedang” sendiri adalah bahasa Jawa yang berarti “minuman panas”, namun dalam hal ini berarti “teh”. Walaupun tanpa kandungan kafein, minuman ini sering kali disajikan dan dinikmati seperti teh. Minuman ini dibuat dari gula jahe dan kelapa / gula batu. Masyarakat Indonesia juga menggunakan jahe bubuk sebagai bahan umum di resep tradisional mereka.
Quote:
7. cap tikus
Cap tikus merupakan minuman tradisional Minahasa yang mengandung alkohol.Cap tikus yang dibuat dari nira ini sering ditemukan diselundupkan keluar daerah serta menimbulkan kasus keamanan dan ketertiban masyarakat akibat konsumsi minuman keras tersebut. Sejumlah petani di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, menawarkan kepada pemerintah untuk mengelola cap tikus menjadi pengganti bahan bakar minyak, serta mendemonstrasikan bagaimana minuman keras ini dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor.
Quote:
ini yang paling ane kaga saranin buat dikonsumsi gan,
soalnya mengandung alkohol,
ane juga kurang yakin kalau ini minuman tradisional apa bukan 
.

UPDATE :
sekarang buat yang dingin-dingin ya gan 

1. cendol
Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah “cendol” mungkin sekali berasal dari kata “jendol”, yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala tengah meminum es cendol.
2. es cincau
Quote:
Es cincau adalah sejenis minuman penyegar dengan bahan utama gel yang mirip agar-agar yang dikenal sebagai cincau. Potongan cincau ditambah dengan sirup, santan (atau susu) dan es serut sehingga menjadi minuman penyegar
Quote:
3. es teler
Quote:
ini kalo dibilang minuman terlalu mengenyangkan gan .
lihat ajah isinya macem-macem mulai dari buah-buahan,susu kental manis,
pacar cina, dan agar-agar.
Quote:
4. es lilin 
Quote:
kedemenan ane dari jaman bocah ampe gede begibi gan 
cuman ane sekarang lebih demen bikin sendiri 
Quote:
5. es goyang
Quote:
ada yang ingat 
ini nih yang bikin ane diomelin emak ane melulu , soalnya setiap lewat pasti ane
minta beliin melulu 
apalagi kalau udah di celup cokelat cair  NOM NOM NOM 
Quote:
6. sorbet
Quote:
ane kaga bisa berkata-kata gan 
tapi jangan salah gan, di balik warnanya yang
menggiurkan 
es ini rasanya pedas 
karena terbuat dari jahe, kencur, merica, serai, cabepuyang, kemiri, adas pulowaras, dsb.
Quote:
7. es pisang ijo
Quote:
satu kata gan : MANTAP BANAAAA 
terdiri dari pisang yang dibalut adonan tepung ijo dan es serut + sirup dan
susu kental manis 
tapi sampe sekarang ane belom pernah nyobain 
kaga ada yang jualan sih 

Pengertian Dasar Tata Boga

Pengertian Dasar Boga

Tata boga adalah pengetahuan di bidang boga (seni mengolah masakan) yang mencakup ruang lingkup makanan, mulai dari persiapan pengolahan sampai dengan menghidangkan makanan itu sendiri yang bersifat tradisional maupun Internasional. Makanan yang diolah adalah masakan oriental dan kontinental.
erbagai prinsip prinsip dasar utama dan tata cara memasak yang umum dilaksanakan dibagian boga
MEREBUS (E: boiling ; F: bouillier) adalah memasak dalam zat cair sampai dengan 100° C Tanda bahwazat cair tersebut telah mencapai titik didihnya adalah dengan keluarnya gelmbung gelembung uap.
Prinsip:
Bahan yang yang direbus harus terendam seluruhnya dalam zat cair
Untuk memperoleh hasil yang terbaik dan tetap tersimpannya sari rasa dan vitamin yang dikandung oleh bahan yang direbus, maka dianjurkan untuk memasukkan bahan yang direbus dalam zat cair yang sedang mendidih; khususnya semua sayuran hijau, kecuali semua umbi-umbian direbus mulai dari zat cair yang tidak mendidih
Busa yang timbul pada saat perebusan harus segera dihilangkan.
Tempat perebusan umnbi-umbian boleh ditutup akan tetapi tidak disarankan untuk sayuran hijau karena akan mengubah warna.
Untuk membuatn sari pati ayam dan daging perebusan dilakukan lambat (dengan api kecil; lama perebusan 6 sampai 7 jam)
MEREBUS MANDI (E: poaching ; F: pôcher) adalah memasak dalam zat cair dibawah 100° C
Prinsip:
Bahan yang yang direbus-mandi harus terendam seluruhnya dalam zat cair
Didihkan air sampai 100ºC, kurangi suhunya (hentikan proses pendidihan) barulah bahan dimasukkan
Khusus untuk ikan besar yang akan direbus-mandikan diawali dari zat cair yang dingin dan dipanaskan sampai pada titik didih, namun tidak boleh mendidih.
Ikan yang dipotong (Ikan irisan) direbus-mandikan dalam zat cair yang panas
Buah-buahan yang direbus-mandikan dengan sirop dan setelah selesai didinginkan dalam cairan hasil rebus mandi.
MENANAK (E: steaming ; F: Vapeurer) memasak mempergunakan uap, diboga yang modern seperti di SMKN 8 Ujung Pandang, hal ini dilakukan dalam ketel-ketel dengan tekanan tidak boleh lebih dari 0.16kg/cm
Prinsp:
Proses ini hanya dilakukan pada bahan yang memerlukan waktu measak yang lama (biji-bijian, padi-padian, umbi-umbian) dan tidak mengalami perubahan warna
Hasil yang terbaik diperoleh apabila tempat menanak tertutup rapat, agar uap dapat memasak dengan effektip
Umbi-umbian, biji-bijian dan padipadian yang ditanak sebaiknya menggunakan nampan yang berlubang sehingga uap dapat masuk dari semua sudut.
Untuk beberapa resep yang lembut adonannya (roti kukus, kuwe mangkok dsb.) penutup tempat menanak dilapisi dengan kain agar kondensasi tidak jatuh pada adonan
MENYEMUR (E: Stewing ; F: Etuvier) memasak dengan uap dan zat cair. Dalam praktik sering kali menanak dan menyemur terancu istilahnya; khususnya diboga negara-negara Barat.
Prisnip:
Bahan yang disemur harus terendam dalam zat cair
Proses semur harus lambat
Bahan yang paling sesuai untuk disemur adalah bahan yang kenya (daging, sayur-sayuran yang keras)
Saus yang dihasilkan disajikan bersama dengan bahan yang disemur
Diproses didalam panci langsung diatas api
MEMANGGANG pada jasa boga di hotel dan restoran terbagi dalam:
MEMANGGANG DENGAN SAUS (E: braising ; F: braisier)
MEMANGGANG DENGAN MENTEGA (E: poeling ; F: poeler)
MEMANGGANG GULING (E: roasting ; F: rôti en brochette)
MEMANGGANG (E: grilling or broiling ; F: grillier)
MEMBAKAR (E: baking ; F: rôtier au four)
MEMANGGANG DENGAN SAUS (E: braising ; F: braisier) adalah memasak hidangan dengan mempergunakan saus tertentu didalam oven dalam keadaan tertutup
Prinsip:
Bahan yang dipergunakan umumnya kenyal
Bahan harus digoreng dengan minyak sedikit (E: saute ; F: sautee) sebelum dipanggang-saus-kan
Saus harus menutupi seperdua bahan yang di-panggang-saus-kan
Proses harus lambat
Untuk mempertinggi cita rasa maka bahan dari hasil sembelihan (daging lembu, dagi ayam, daging kambing dsb.) di-panggang-saus-kan diatas “rangkaian sop” (E: bouguet ; F: bouquet-garni); apabila memanggang saus jenis sayuran, maka saus yang dihasilkannya tidak disajikan bersama, melainkan dibuatkan saus baru
MEMANGGANG DENGAN MENTEGA (E: poeling ; F: poeler) sama dengan memanggang dengan saus, akan tetapi disini saus diganti dengan mentega (E: butter ; F: beurre) atau margarin (E: margarine ; F: margarine)
Prinsip:
Bahan yang dipergunakan umumnya kenyal
Besarnya tempat pemanggangan harus sesuai dengan bahan yang dipanggang
Selama proses berlangsung jangan ditambah atau dicampur dengan bahan zat cair yang lain dan mentega harus selalu dilaburkan pada bahan yang dipanggang.
Hasil saus dari sayuran yang dipanggang dengan mentega disajikan bersama
MEMANGGANG GULING (E: roasting ; F: rôti en brochette) yang dimaksud dengan memanggang guling adalah proses pemanggangan yang dilakukan didalam oven dimana bahan yang dipanggang diputar mengintari sumber panas dengan mempergunakan brochette
Prinsip:
Bahan yang dipergunakan harus dari empuk dan dari mutu yang terbaik
Bahan harus dibumbui terlebih dahulu
Selama proses berlangsung harus di-oleskan lemak
Harus dilakukan didalm oven yang panas
Saus yang dihasilkan dapat dipergunakan sebagai saus pendamping
MEMANGGANG (E: grilling or broiling ; F: grillier) yang dimaksud dengan memanggang disini adalah proses memasak dimana bahan yang dipanggang langsung berhubungan dengan sumber api.
Prinsip:
Bahan yang dipanggang harsu terpotong kecil
Bahan yang dipanggang harus yang terbaik mutunya
Bahan yang dipanggang harus selalu diminyaki
Panas sumber api harus diatur sehingga terbentuk “kulit” pada permukaan bahan yang dipanggang, serta hasil pemanggangannya harus kering basah (tidak boleh kering)
Panggangan harus selalu dalam keadaan bersih agar bahan yang dipanggang tidak melengket pada jari-jari panggangan
MEMBAKAR (E: baking ; F: rôtier au four) yang dimaksud dengan membakar adalah proses memasak didalam oven tanpa mempergunakan bahan pembantu yang lain
Prinsip:
Prinsip utama dalam proses ini adalah suhu oven yang tepat untuk setiap bahan yang dibakar
MENUMIS (E: shalolow frying ; F: sauter) adalah menggoreng dengan minyak yang sedikit
Prinsip
Bahan harus terpotong kecil
Bahan umbi-umbi-an, sayuran keras sebaiknya direbus sebelum ditumis, sayuran lembut dapat ditumis langsung
Lemak yang dipergunakan untuk menumis harus panas, namun tidak boleh berubah warna dan jumlah sedikit
MENGGORENG (E: deep frying ; F: frituer) adalah proses memasak dengan mempergunakan minyak yang banyak.
Prinsip:
Minyak yang dipergunakan harus selalu dalam keadaan jernih
Minyak harus mencapai 160º Celcius – 195º Celcius
Bahan yang akan digoreng umumnya diselimuti dengan adonan
Kentang, pisang, krupuk, emping harus dalam keadaan kering pada waktu digoreng
Hindari peluapan minyak pada saat menggoreng dan disarankan untuk mempergunkan sarangan penggoreng Hindari suhu minyak yang berlebihan karena hal ini akan berpengaruh pada gizi
MEMASAK DENGAN GELOMBANG MIKRO adalah cara memasak dengan mempergunak microwave oven. Prinsip kerja oven gelombang mikro ini adalah penggesekkan antar molekul bahan yang dimasak sehingga terjadi panas. Sehingga umumnya bahan yang dimasak akan matang dari bagian dalamnya. Perkembangan terakhir dari alat ini adalah dengan dilengkapinya oven ini dengan sinar infra merah yang membantu terbentuknya pewarnaan pada bahan yang dimasak. Hampir semua cara masak (kecuali menggoreng) dapat dilakukan dengan alat ini.

Popcorn Karamel

Popcorn Karamel

Cara Membuat Popcorn Caramel

Bahan dan resep Popcorn Karamel

  • 200 gr jagung popcorn
  • 2 sendok makan mentega

Bahan Membuat Karamel

  • 150 gr gula pasir
  • 50 ml krim kental
  • 1 sendok makan mentega

Cara Membuat Popcorn Caramel

  • Panaskan mentega dalam wajan
  • Kemudian masukkan jagung lalu tutup
  • Masak hingga jagung mekar
  • kemudian angkat

Cara Membuat Karamel

  • Panaskan gula hingga menjadi karamel
  • Masukkan krim kental dan mentega, aduk hingga rata
  • Masukkan jagung ke dalam karamel
  • Kemudian aduk hingga rata

Asal Usul Brownies

Asal-Usul Brownies

Brownies coklat menjadi sangat populer pada tahun 1920-an. Pada masa tersebut coklat telah menjadi konsumsi publik, bukan lagi makanan elit untuk kalangan orang kaya dan bangsawan saja. Resep awal brownies berupa mentega, telur, gula, tepung, cokelat leleh, dan kacang dalam jumlah yang berbeda-beda, yang berarti bahwa resep brownies nyaris tidak berubah sejak ratusan tahun yang lalu! Sekarang brownies sudah dimodifikasi menjadi bermacam-macam rasa dengan penambahan bahan-bahan seperti keju, strawberry, blueberry, kacang, kopi, dan lain-lain. Juga cara pembuatannya yang sekarang tidak hanya dibakar atau dioven, tetapi juga bisa dikukus, bahkan ada brownies yang tidak perlu dimasak sama sekali, karena bahan-bahannya sudah siap makan, seperti wafer dan susu kental manis.
 

Brownies konon pertama kali muncul di publik pada 1893 dalam pameran bertajuk Columbian Exposition yang diselenggarakan di Chicago, Illinois. Seorang koki dari Palmer House Hotel menciptakan inovasi baru setelah Bertha Palmer meminta untuk dihidangkan makanan penutup bagi para wanita yang menghadiri pameran tersebut. Ia diminta untuk membuat sesuatu yang lebih kecil dari sepotong kue dan mudah dimakan.
Asal Usul Brownies
Dari cerita yang banyak beredar tentang asal usul brownies, konon awalnya ada seorang koki yang lupa memasukkan baking powder ke dalam adonan resep kue coklat. Sehingga setelah dipanggang, hasilnya kue coklat tidak mengembang (bantat). Tekstur kue coklat yang seharusnya tebal, lembut, dan berpori-pori, menjadi agak padat dan basah. Brownies punya ciri khas warna cokelat tua kehitaman.
Cerita lain yang beredar tentang asal muasal kue coklat nan lezat ini, ada seorang pemuda pembuat kue yang sedang mengalami krisis keuangan. Dia mempunyai seorang teman yang setiap pagi akan menjualkan kue-kue buatannya. Pada hari itu, pemuda berencana membuat kue coklat, dan dibelinyalah bahan-bahan untuk kue coklat. Semalaman ia berkutat untuk membuat kue coklat nan lezat seperti tertera dalam resep kue coklat itu. Dan baru selesai jam 4 pagi. Tapi pemuda tersebut sangat kecewa dengan hasil akhir kue coklatnya yang berbeda hasilnya dengan yang disebutkan di dalam resep. Uangnya pun sudah habis untuk modal membuat kue lainnya.
Teman si pemuda pun datang pagi-pagi seperti biasanya, dan dia mengira kue coklat bantat yang telah jadi, adalah kue untuk dijualnya hari itu. Tanpa sepengetahuan sang pemuda, temannya tetap pergi menjual kue-kue tadi. Para pelanggan sangat terkejut dengan kue coklat hari itu, mereka mengira kue tersebut adalah resep baru. Banyak yang memesan untuk keesokan harinya. Dan selamatlah pemuda tersebut dari kebangkrutan karena banyak yang memesan kuenya.
Resep Awal Brownies
Sedangkan resep brownies pertama kali muncul dalam buku memasak Home Cookery pada tahun 1904, Service Club Cook Book pada tahun 1904, The Boston Globe pada tahun 1905 dan The Boston Cooking School Cook Book yang ditulis oleh Fannie Merritt Farmer pada tahun 1906. Resep Fannie Merritt Farmer ini menghasilkan panganan yang relatif ringan dan seperti kue. Namun resep tersebut adalah resep untuk molasse, sebuah kue yang dipanggang dan jauh dari apa yang kita kenal sebagai brownies sekarang ini. Beberapa berpendapat kue ini mungkin berasal dari adonan kue coklat yang tidak diberi baking powder secara tidak sengaja sehingga kue coklat menjadi bantat.
Resep yang kedua muncul pada tahun 1907 dalam buku panduan memasak Lowney’s Cook Book, yang ditulis oleh Maria Willett Howard dan diterbitkan oleh Walter M. Lowney Company di Boston, Massachusetts. Resep ini menambahkan lebih banyak telur dan cokelat batangan pada resep awal Fannie Merritt Farmer di atas, dan menghasilkan brownies yang kaya rasa dan manis. Resep ini dinamakan Bangor Brownies, hal ini mungkin karena resep tersebut diciptakan oleh seorang wanita di Bangor, Maine. Bangor Brownies ini kemudian menjadi salah satu snack dan cemilan yang sangat digemari pada beberapa tahun kemudian dan begitu populer di Amerika Utara hingga akhirnya menyebar pula ke daratan Eropa.

Continue reading